Monumen Perang Dunia II
Monumen Perang Dunia ke II terletak di Kampung Parai, Distrik Biak Kota, berjarak 10 km atau 15 menit perjalanan dari pusat Kota Biak. Monumen ini berada di pinggir jalan aspal, berhadapan dengan Pantai Parai.
Monumen ini dibangun oleh pemerintah Jepang untuk memperingati gugurnya ribuan tentara Jepang di Biak pada saat Perang Dunia ke II. Prasasti di monumen ini ditulis dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris, yang menyatakan bahwa jangan sampai terjadi lagi perang di muka bumi. Di monumen ini disemayamkan pula abu dari tulang belulang tentara Jepang yang gugur di Biak.